Perut Gendut Logo

10 Tempat Ngopi Asyik Di Melbourne Australia
Cappuccino dengan latte-art di kafe Sensory Lab. (FOTO: Kristoffer Paulsen)

Perut Gendut - Tradisi minum kopi tak mengenal batas negara dan usia. Sejak ditemukan oleh bangsa Etiopia sekitar 3.000 tahun lalu, popularitas kopi terus melejit sebagai salah satu minuman terpopuler di dunia. Kehadiran tempat-tempat minum kopi seperti warung, kedai, ataupun kafe, dapat dengan mudah kita temui saat bepergian ke suatu daerah. Termasuk salah satunya Melbourne, Australia.

Kota keenam termahal di dunia menurut Economist Intelligence Unit ini punya banyak tempat ngopi asyik yang tersebar di tujuh wilayah kota. Kafe-kafe tersebut tidak cuma menawarkan pengalaman menyesap kopi yang nikmat, namun juga memanjakan pengunjungnya dengan interior kafe yang cantik dan nyaman.

Berikut beberapa daftar kafe di Melbourne yang asyik dikunjungi:

1. Traveller

Shop 2, 14 Crossley Street

Traveller mencuat sebagai salah satu kafe baru yang sedang populer saat ini. Menu andalannya ialah espresso dengan aroma dan rasa yang pekat. Biji kopi yang digunakan dari Seven Seeds, salah satu penyedia biji kopi lokal yang banyak digunakan di kafe-kafe setempat.

2. Axil

76 Flinders Lane
Mural karya Adnate menambah kesan kontemporer Axil Espresso Bar

Mural karya Adnate menambah kesan kontemporer Axil Espresso Bar. (FOTO: Kristoffer Paulsen)

Mengusung konsep espresso bar, Axil cocok bagi mereka yang tak punya banyak waktu. Di sini kamu bisa minum kopi sambil berdiri di meja bar yang tersedia, atau sekadar beli kopi untuk dibawa. Axil menggandeng street artist Adnate untuk melukis dinding bagian dalam dengan mural.

3. Patricia

493-495 Little Bourke Street

Hiasan neon di langit-langit menegaskan kesan retro kafe Patricia.
Hiasan neon di langit-langit menegaskan kesan retro kafe Patricia. (FOTO: Kristoffer Paulsen)

Kafe ini mudah terinspirasi kedai-kedai di New York era 1930-an. Terlihat dari keramik-keramik putih yang menutupi bagian dinding sebagai ciri khasnya. Kafe Patricia menyuguhkan kopi-kopi dari pemasok biji kopi terbaik di Melbourne, seperti Seven Seeds dan Market Lane.

Tidak ada menu-menu mewah di sini. Pilihannya hanya tiga, kopi hitam, kopi susu, atau kopi saring. Dan satu-satunya cara untuk menikmatinya, ialah sambil berdiri.

4. Sbriga

Shop 3, 280 King Street

Aksen kayu pada dinding Sbriga menciptakan kesan hangat
Aksen kayu pada dinding Sbriga menciptakan kesan hangat. (FOTO: Anu Kumar)

Dinding kayu berbentuk lengkung memberi kesan hangat pada interior Sbriga. Kafe yang berlokasi di barat laut Central Business District (CBD) ini mengusung konsep bar espresso tradisional Italia. Tak banyak aksesori yang digunakan sebagai hiasan, hanya ada koran-koran yang digantung di meja bar untuk dibaca dan sepeda yang digantung di langit-langit.

Sbriga menyuguhkan kopi-kopi house blend dan single origins produksi Alpress. Sebagai teman minim kopi, kamu juga bisa coba roti Noisette atau biscottini Dolcetti. Agar lebih bernuansa Italia, Pizza Lingue yang khas juga bisa dicoba.

5. Brother Thomas

350 William Street

Di sini kamu bisa mencicipi espresso dengan dengan sedikit aroma dan rasa cokelat dan kacang cokelat yang berpadu sempurna dengan susu. Bagi penggemar kopi saring, nikmati pula single origins. Seluruh kopi yang disajikan menggunakan biji kopi yang diproduksi dan dipanggang sendiri.Â

6. Filter

555 Collins Street

Interior Filter yang modern dan bergaya Skandinavia
Interior Filter yang modern dan bergaya Skandinavia. (FOTO: Luis Ascui)

Kalau kamu mencari tempat ngopi dan juga cocok untuk brunch dengan nyaman, Filter merupakan tempat yang cocok. Kafe bergaya Skandinavia ini menyediakan beragam menu kopi yang dibuat menggunakan pourover, Aeropress, maupun saringan (filter cups). Tersedia pula berbagai pilihan smorrebrod (roti lapis khas Denmark) yang menggugah selera. Pengunjung akan ditempatkan di sebuah meja panjang dan tidak dalam meja-meja yang terpisah. Nyaman juga untuk tempat kerja, karena suasananya mirip dengan  co-working space.

7. Flipboard

141-149 Latrobe Street

Bagian dalam kafe Flipboard yang unik
Bagian dalam kafe Flipboard yang unik. (FOTO: Ken Irwin)

Dibandingkan kafe dan bar espresso lainnya, Flipboard tampil mengusung konsep berbeda pada interiornya. Menggunakan sisi belakang Bennetts Lane Jazz Club yang tidak terpakai, Flipboard memanfaatkan lahan sempit tersebut dan mengubahnya menjadi kafe dua lantai dengan penataan ruang yang unik. Beralih ke urusan menu, biji-biji kopi Joshua Bailey yang digunakan diolah menjadi espresso dengan rasa yang kuat dan dengan sedikit aroma buah dan kacang-kacangan.

8. Long Shot

727 Collins Street, Docklands

Bagian dalam Long Shot yang meskipun kecil, tetap nyaman dijadikan tempat ngopi
Bagian dalam Long Shot yang meskipun kecil, tetap nyaman dijadikan tempat ngopi. (FOTO: Kristoffer Paulsen)

Demi memberikan ruang bagi cahaya alami, Long Shot menerapkan konsep terbuka pada bangunannya. Kafe ini menggunakan biji kopi produksi St. Ali untuk seluruh varian kopi racikannya. Selain menyajikan kopi, Long shot juga menyediakan menu-menu sarapan dan brunch sebagai andalannya.

9. Sensory Lab

297 Little Collins Street

Capek sehabis belanja seharian di sekitar Latrobe Street? Rileks sejenak di Sensory Lab. Di sini, kamu bisa istirahat sambil menikmati secangkir espresso spesial, kopi Kolombia atau kopi Kenya yang beraroma khas. Pilihan lainnya, kedua kopi tersebut juga bisa dinikmati dengan cara disaring.

10. Hortus

131-141 Harbour Esplande, Docklands

Hortus mengadopsi konsep rumah kaca sebagai konsep kafe mereka yang berlokasi di area Docklands
Hortus mengadopsi konsep rumah kaca sebagai konsep kafe mereka yang berlokasi di area Docklands. (FOTO: GoodFood.com.au)

Kawasan pinggiran Docklands yang awalnya terkesan hampa, kini menjadi lebih menarik dengan hadirnya Hortus. Kafe ini merupakan proyek kolaborasi Seven Seeds dengan Utopian Slumps dan Folk Architects. Hasilnya tidak mengecewakan; sebuah kafe pop-up berkonsep rumah kaca  dengan taman buatan di bagian depan. Selain bisa ngopi enak, kamu juga bisa mencicipi camilan persembahan Rustica Bakery dan Cobb Lane.


Sumber