Perut Gendut Logo

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Seperti layaknya supermarket di negara-negara lain, di Jepang supermarket juga selalu ramai dikunjungi. Pada malam hari ini, kami berkesempatan berbelanja di supermarket tak jauh dari tempat tinggal kami.

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Begitu memasuki supermarket, kami sedikit heran melihat kerumunan pengunjung. Setelah mencari sedikit informasi, ternyata karena sudah jam 10 malam, beberapa barang dijual murah hingga diskon 60% dari harga aslinya. Beberapa barang yang dijual murah itu diantaranya adalah roti dan bento. Seperti pada umumnya industri makanan, rupanya di Jepang juga menerapkan konsep untuk menjual makanan yang dibuat hari ini sehingga kualitas dan kesegaran makanan-makanan yang dijual tetap terjaga. Namun karena waktu sendiri sudah menunjukan jam 10 malam, maka pilihan yang tersedia sudah tidak banyak lagi sehingga kami mengambil apa yang tersisa di sana. Kami mendapatkan roti seharga 50 Yen, harga yang sangat murah jika dibandingkan dengan harga aslinya, yaitu berkisar antara 120 - 200 Yen.

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Kami pun melanjutkan untuk berkeliling melihat-lihat. Kami sejenak tertegun di depan rak pendingin daging, dimana ternyata harga daging yang lebih murah dari harga daging Indonesia. Kami juga menemukan daging Wagyu dengan teksture yang sangat baik dan harganya berkisar 1500 - 2000 Yen per 300 gram. Kami juga melihat-lihat bagian lainnya, dimana kami mendapati ternyata banyak barang-barang yang harganya ternyata lebih murah dari Jakarta. Sayur-sayuran di supermaket ini terlihat segar dan dikemas dengan sangat menarik, sehingga sayur-sayuran tersebut menjadi tampak segar dan mengundang para pengunjung untuk membelinya.

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Begitu melewati rak-rak bento, kami mengambil beberapa boks yang telah didiskon, lumayan untuk mengisi perut di udara dingin. Ikan salmon sashimi hanya seharga 100 Yen untuk 6 potong, dimana lagi kami bisa mendapatkan harga murah seperti ini.

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Kami melanjutkan berkelliling dan melihat betapa rapi dan teraturnya supermarket ini. Semua rak tampak tersusun rapi meskipun penuh. Tidak heran supermarket ini tetap ramai meskipun pada malam hari.

Belanja di Supermarket Negeri Sakura

Setelah selesai kami menuju ke kasir dan membayar semua barang belanjaan kami. Di kasir kami pun sempat bingung, barang belanjaan kami di-scan dan dipindahkan ke keranjang lainnya. Setelah ditagih total biaya belanja, sang kasir hanya memberi plastik dan meminta kami melangkah ke depan yang ternyata terdapat banyak di sana. Ternyata kami diharuskan mengisi barang belanjaan kami sendiri ke plastik yang telah diberikan tadi. Sungguh budaya mandiri ya PG'ers? Demikian ulasan singkat dari kami tentang pengalaman berbelanja di supermarket di Jepang. Sampai ketemu di ulasan berikutnya.