Perut Gendut Logo

Bale Bintang Fantasi
sumber: balebintangfantasi.blogspot.com

Karena penasaran akan cerita dari seorang kawan, akhirnya pada satu kesempatan kami coba mampir ke resto ini. Karena perjalanan kali ini bertemakan "expedition to Bale Bintang Fantasi", karena tidak tahu lokasi persisnya. Berbekal ancer - ancer dari kawan tadi, dan juga balebintangfantasi.blogspot.com , kami mulai perjalanan kami. Perjalanan di mulai dengan tol Cikampek. Dari arah Jakarta, setelah Bekasi Timur ada pintu keluar arah Setu / Mustika, kami keluar di pintu tersebut dan langsung masuk ke dalam kompleks Grand Wisata. Kami berputar, dan belok ke kiri masuk ke Jl. Mustika Jaya.

Perjalanan yang cukup membingungkan sehingga kami sempat menelepon resto tersebut untuk bisa di pandu. Kami berbelok ke arah kiri di persimpangan Jl Setu - Bantar Gebang. Tidak lama, di sebelah kiri ada plang besar bertuliskan Bale Bintang Fantasi, kami harus belok ke kiri dari jalan utama untuk kemudian menyusuri gang kecil dan berbelok ke kanan pada tikungan pertama. Akhirnya tiba juga.

Bale Bintang Fantasi  Bale Bintang Fantasi

Tempatnya asri karena banyak pohon, begitu melewati pintu masuk, sebelah kanan merupakan tempat makan dengan karaoke dan sebelah kiri ada kolam. Kami menyusuri jalan setapak, dan dipandu oleh seorang waiter menuju salah satu bale di sana. Suasana di bale tempat kami beristirahat cukup teduh, karena banyak pohon tadi. Hampir saja kami makan bersama ayam, karena ada beberapa ekor ayam berkeliaran di depan bale, namun di hardik oleh sang waiter. Siang itu dengan suasana late lunch, kami putuskan pesan tahu kipas dan tempe mendoan untuk mengganjal perut dan segelas es dewa laut, mengingat rekomendasi kawan saya mereka perlu waktu yang agak lama untuk menyiapkan pesanan. Kami juga pesan sambal mangga, sup ikan patin asam pedas, serta sop buntut bakar. Tahu kipas dan tempe mendoan disajikan selang beberapa menit

Kami pesan dengan sangat panas, dan ukuran porsi yang sangat murah hati. Keduanya masing masing tersaji di atas piring persegi bersama beberapa buah cabe rawit. Tahu kipasnya sendiri adalah tahu yang di beri isi tauge, di celup ke dalam tepung encer dan di goreng. Menyusul es dewa laut, semangkok es dengan jelly instan,leci dan rumput laut dan dimaniskan dengan sirup vanila.

Bale Bintang Fantasi  Bale Bintang Fantasi

Setelah kami mulai mengganjal perut dengan tahu kipas dan tempe mendoan, datanglah sambal mangga. Sambal tambahan yang diberi banderol Rp 5.000,- sebelum pajak ini disajikan dalam piring kecil. Rasanya pedas sekali sehingga selesai kami menikmati tahu kipas dan tempe mendoan bersama sambal ini, kami dinginkan dahulu mulut dan tenggorokan kami dengan es dewa laut tadi. Menyusul sup ikan patin asam manis. Rupa nya tidak jauh berbeda dengan pindang patin asal Sumatera Selatan. Seekor ikan patin yang sudah di potong, disajikan bersama kuah kuning yang agak kental berisikan juga potongan nanas, dengan cabai rawit utuh yang berenang di dalam mangkok. Menurut istri saya, kuahnya mantap, namun ikannya masih sedikit beraroma amis. Terakhir datanglah sop buntut bakar saya.

Bale Bintang Fantasi

Buntut bakar yang disajikan di atas piring bersama sepotong jeruk nipis, dihidangkan bersama dengan semangkok kuah yang mengepul. Karena sudah sangat penuh perut saya, maka saya menikmati buntut bakar kering saja. Taste nya lumayan, walaupun sedikit overcook yang mengakibatkan gosong di beberapa lokasi di buntut panggangnya. Kesimpulan kami adalah tempat ini kurang cocok untuk couple, namun untuk kelas family, mungkin lebih dari 3 orang akan jauh lebih baik mengingat makanan pembuka disajikan dalam ukuran porsi besar.

Rute pulang kami menyusuri Jl. Setu Bantar Gebang hingga ke pertigaan Jl. Narogong dan kami berbelok ke kanan hingga pintu tol Bekasi Barat. Rute pulang sendiri jalannya lebih mulus dibandingkan rute berangkat, karena Jl. Mustika Jaya sendiri banyak berlubang.

*****Liputan Oki untuk perutgendut.com