Perut Gendut Logo

Makanan favorit yang sering di makanan saat musim penghujan atau saat udara dingin salah satunya yakni bakso. Pastinya kalian juga sangat menyukai makanan khas Indonesia satu ini, terkadang tidak musim dingin atau penghujan pun banyak orang menyukai makan bakso. Apalagi saat ini sudah banyak variasi bakso dengan ide-ide baru yang diciptakan para pebisnis kuliner. Kalian juga tidak takut perut gendut walaupun makan bakso dengan beberapa porsi. Pasalnya bakso sendiri yang di buat dengan racikan bumbu yang pas dan juga menggunakan daging sumber protein.

 bakso

(lexyleksono.files.wordpress.com)
Saat ini sudah banyak aneka macam bakso yang ada dipasaran, seperti halnya bakso daging, bakso ikan, bakso urat dan masih banyak lagi. Selain itu juga para pebisnis bakso memberikan variasi ukuran bakso yang bermacam-macam mulai dari ukuran mini, sedang, besar dan jumbo. Adapun bakso beranak yang dimana bakso jumbol didalamnya terdapat banyak bakso dengan ukuran kecil dan sedang. Hal tersebut dilakukan demi memberikan variasi agar masyarakat tidak cepat bosan dengan kuliner khas Indonesia yakni bakso.

 

Namun kalian sudah pernah mendengar siapa penemu dan bagimana sejarah bakso yang saat ini menjadi makanan favorit sebagian banyak orang. Kalian sebagai penikmat bakso harus tau bagaimanan sejarah bakso dan siapa penemu dengan olahan bakso yang begitu nikmat.

 

Sejarah dan Penemu Bakso

Pada saat akhir Dinasti Ming pada awal abad ke 17 ada seseorang yang tinggal di desa bernama Fuzhou bernama Meng Bo. Meng Bo inilah yang seorang penemu bakso yang saat ini digandrungi banyak orang khususnya masyarakat di Indonesia. Awal mulanya Meng Bo yang sedang merawat ibunya sedang sakit dengan usianya sudah tua. Dengan kondisi ibunya yang sudah tua dan sakit membuat sang ibu tidak bisa makan dan mengunyah makanan yang berat. Maka dari itu Meng Bo memikirkan bagaimana cara membuat makanan sehat terbuat dari daging yang menjadi kesukaan ibunya tersebut.

 

Dengan begitu Meng Bo mulai memikirkan cara dan menemukan ide dimana dirinya berusaha mengolah dagung tersebut agar bisa dimakan ibunya. Meng Bo melihat tetangganya sedang menumbuk beras ketan untuk dijadikan Mochi. Mulai dari situ Meng Bo menemukan cara untuk membuat daging tersebut mudah dimakan dengan cara menumbuk daging hingga halus. Setelah daging menjadi halus dan empuk, Meng Bo mulai membentuk daging menjadi bulatan kecil. Selanjutnya Meng Bo merebus adonan daging tadi hingga matang dan tercium bau daging yang lezat. Dengan hasil olahan tersebut ibu Meng Bo akhirnya bisa makan daging dengan rasa yang begitu lezat.

 

Kisah yang di alami oleh Meng Bo ini akhirnya menjadi salah satu kuliner dengan banyak penggemarnya dan juga di Indonesia. Sebenarnya bakso memiliki arti nama yakni “Bak” berarti babi dan “So” makanan, bakso berarti makanan dari daging babi. Namun di Indonesia yang mayoritas umat muslim maka dagingnya menggunakan daging sapi yang tidak membuat perut gendut.
bakso beranak
(cdns.klimg.com)