Perut Gendut Logo

Dulu negara- negara Eropa belum banyak yang menyajikan makanan halal. Namun, seiring perkembangan waktu mulailah berkembang bisnis restoran halal di Eropa. Tentu hal ini sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak, yaitu pihak pemilik restoran halal dan pengunjungnya. Meskipun penduduk dominan non islam, tidak jarang foodblogger memanfaatkan restoran halal baru untuk review makanan dan menyalurkannya di artikel makanan. Lalu apa saja restoran makanan halal di Eropa?

 1.       Shahi Dera di Austria

Yang pertama ada shahi dera di Austria. Restoran ini adalah restoran Pakistan yang didirikan di Eropa. Tidak hanya menyediakan makanan yang lezat, restoran ini memiliki konsep pembayaran yang unik pula, yaitu kita bisa memakan makanan halal sebanyak yang kita mau dan membayarnya sesuai keinginan Anda pula. Meskipun begitu, ada juga yang merasa tidak enak dengan konsep pembayaran ini. Jika Anda merasa hal yang sama, tentu bisa memesan lewat menu dan membayar dengan harga yang sesuai.
shahi dera

 (d24horgtq2wtu8.cloudfront.net)

2.       Hasır Schöneberg di Jerman

Restoran Hasir ini didirikan dan dikelola oleh salah satu keluarga besar di Turki. Restoran ini memulai usahanya dengan membuka kedai kecil dan lama- lama berkembang membuka enam cabang di Jerman. Salah satu makanan favorit di restoran ini adalah kebab. Kebab disini dijamin membuat perut gendut. Bagaimana tidak, ukuran dan isi yang sangat banyak tentu berbeda dengan kebab di Indonesia. Harganya pun sangat terjangkau.
hasir-schoneberg

 (media-cdn.tripadvisor.com)

3.       Wrap It Up di Inggris

Selanjutnya adalah Wrap It Up. Restoran ini menyediakan menu makanan Eropa pada umumnya namun memakai bahan dasar yang halal. Biasanya pengunjung datang ke sini untuk sarapan.
wrap it up

 (media-cdn.tripadvisor.com)

4.       Fly Pizza Kabab di Italia

Selanjutnya ada fly pizza Kabab. Restoran ini menyajikan makanan kebab, pizza, dan kentang goreng. Tempat yang dipilih pemilik restoran ini sangat strategis di depan perhentian trem jalur Via Cadore Via Bergamo.
flying pizza

 (http://i.dailymail.co.uk)

5.       Maximum Steakhouse di Belanda

Jika kebanyakan steak di Eropa adalah steak babi, lain lagi dengan Maximum Steakhouse. Steak yang disajikan adalah steak Amerika berbahan daging sapi atau ayam. Restoran ini juga menjadi salah satu restoran besar karena mampu menampung seratus pengunjung secara bersamaan.
maximus

 (content.skyscnr.com)

6.       Osmose & World Grill di Belgia

Selanjutnya ada Osmose. Restoran ini tidak menyediakan makanan atau minuman yang non halal. Mereka menjamin restoran sudah steril dari bahan- bahan non halal. Selain itu, mereka sangat menjunjung tinggi para penderita difabel atau cacat.

7.       El Mar-Amor di Spanyol

Yang terakhir ada El Mar Amor dengan pemilik dari Spanyol dan asli muslim. Menu yang disediakan restoran ini kebanyakan adalah seafood. Sesuai dengan menunya, letak restoran ini juga tidak jauh dari pantai. Jadi Anda bisa menyantap makanan sambil bersantai menikmati pemandangan laut.
el mar amor
(www.vebma.com)